PPKS UKBB

Tissue Culture is Fun

“Kultur jaringan itu menarik”, ujar salah seorang peserta Pelatihan Kultur Jaringan Tanaman yang diselenggarakan PPBBI pada tanggal 19-22 November 2019.

Bagaimana hanya dari potongan bagian tanaman dapat tumbuh menjadi tanaman utuh setelah ditumbuhkan pada medium agar. Itulah yang disebut sifat totipotensi pada tanaman. Materi tersebut disampaikan sebagai dasar teknik kultur jaringan oleh Prof. Dr. Bambang S Purwoko yang merupakan guru besar Institut Pertanian Bogor. Keberhasilan kultur jaringan tak lepas dari racikan komposisi media serta teknik-teknik yang tepat, seperti embriogenesis somatik, kultur suspensi, dan kultur perendaman sesaat (Temporary Immersion System, TIS), bahkan kultur jaringan pun menjadi bagian penting dalam pemuliaan tanaman berbasis biomolekuler. Materi-materi tersebut disampaikan oleh peneliti-peneliti PPBBI yang telah berpengalaman panjang dalam penelitian kultur jaringan dan biologi molekuler.

Tidak hanya dari Bogor, peserta yang hadir dari Aceh, Subang, Jakarta, Solo, Solok, Manado, Samarinda, dan sebagainya pun sangat antusias melakukan praktek kultur jaringan mulai dari pembuatan media, penyiapan eksplan, sterilisasi, inisiasi kultur, subkultur, hingga aklimatisasi. Salah satu praktek yang paling menarik bagi peserta yaitu menginisiasi kultur kelapa kopyor dari embrionya yang tidak bisa ditumbuhkan secara konvensional, karena endosperma buah kelapa kopyor yang hancur dan terlepas dari tempurungnya.

 

Selain memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis kultur jaringan, tentunya partisipasi dalam pelatihan ini juga membangun jejaring silaturahmi sesama kawan peneliti maupun praktisi kultur jaringan. Ingin ikut dalam keseruan kultur jaringan? Kami tunggu partisipasinya pada pelatihan kultur jaringan tahun 2020.

Kontak : pelatihanbiotek@gmail.com
Instagram : pelatihanppbbi