• header-produk1.jpg
  • header-produk2.jpg
  • header-produk3.jpg
  • header-produk4.jpg

Pada tangal 1 Juli 2015, PPBBI sepakat untuk melaksanakan kegiatan kerjasama dengan Yayasan Unilever Indonesia dan PT Maxima Agro Internasional dalam “Program Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Kedelai Hitam melalui Pendampingan Aplikasi Humakos, Riphosant dan Citorin di wilayah-wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Timur”. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama yang selanjutnya akan disebut “Program Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Kedelai Hitam”. Program tersebut berdurasi empat bulan.

Pada bulan yang penuh berkah ini, tepatnya 14 Ramadan 1436 H atau 30 Juni 2015 sedang dilaksanakan penandatangan surat perjanjian antara LPDP dengan para lembaga penelitian penerima (awardee) dana riset inovatif produktif (RISPRO). Dari proses seleksi batch I, terseleksi 11 lembaga memporoleh dana RISPRO termasuk PPBBI. Tim periset pendatang baru yang diketuai Dr. Djoko Santoso ini, mendapatkan amanah dana hampir500 juta rupiah per tahun ini untuk implementasi topik riset biostimulan tanaman Citorin untuk meningkatkan produktivitas padi.

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI) dengan pengalaman panjang dalam riset dan pengembangan bahan tanam unggul perkebunan, tanaman hias dan hortikultura melalui kultur jaringan, mengadakan Pelatihan Teknik Perbanyakan Tanaman Melalui Kultur Jaringan pada tanggal 18-22 Mei 2015. Menyadari bahwa kebutuhan bibit unggul tanaman perkebunan dan tanaman hias di Indonesia mencapai ratusan juta bibit per tahun, peran kultur jaringan sangat diperlukan untuk menyediakan bibit unggul klonal skala besar secara cepat. Di Indonesia, saat ini puluhan juta benih unggul tanaman tersebut telah dihasilkan melalui kultur jaringan. Selain untuk tujuan perbanyakan tanaman, kultur jaringan juga berperan dalam program pemuliaan tanaman melalui transformasi genetik dan pemuliaan tanaman in vitro, penyediaan bibit bebas-penyakit, produksi senyawa metabolit sekunder bernilai tinggi, dan untuk konservasi plasma nutfah tumbuhan secara in vitro. Melalui pelatihan ini, PPBBI memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam melakukan teknik kultur jaringan pada tanaman perkebunan dan tanaman hias.

Serangan penyakit Ganoderma (Ganoderma sp) adalah salah satu penyakit paling mematikan untuk perkebunan kelapa sawit. Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk mengobati tanaman atau kebun yang sudah terserang penyakit ini. Serangan penyakit ini seperti kanker, diam-diam dan perlahan tetapi mematikan dan akan sangat sulit ditangani jika terlambat.

Di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang diklat jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ditetapkan bahwa PNS yang telah atau akan duduk dalam jabatan struktural eselon IV dituntut untuk mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat IV. Oleh karena itu untuk mengimplementasikan tujuan diklat kepemimpinan maka pada tanggal 27 Mei 2015 sebanyak 36 orang peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV LIPI dari beberapa unit kerja LIPI di seluruh wilayah Indonesia telah melakukan kunjungan ke Puslit lingkup PT Riset Perkebunan Nusantara di Bogor untuk memperoleh sharing informasi tentang riset, usaha, serta teknologi dan inovasi.

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia
Jl. Taman Kencana No.1, Bogor 16128- Indonesia Phone: (0251) 8324048, 8327449 Fax. : (0251) 8328516 Email: admin@iribb.org
Hak cipta © 2021
Media Sosial :