• header-produk1.jpg
  • header-produk2.jpg

Pada hari Selasa, tanggal 2 Agustus 2016, PPBBI menerima kunjungan supervisi tim PUI Kemenristekdikti yang terdiri dari Bapak Dr. Ernan Rustiadi, Bapak Budi Susanto Sadiman dan Ibu Edita Diah Triana Dewi, SE. Kegiatan supervisi diawali dengan pemaparan kemajuan capaian kegiatan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioteknologi dan Bioindustri oleh PPBBI dan diikuti dengan diskusi. Hasil dari supervisi PUI tersebut mengerucut pada rencana penguatan business plan PPBBI untuk meningkatkan pendapatan dari perusahaan berbasis riset ini. Kegiatan supervisi kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapang di Laboratorium Biak Sel dan Kebun Percobaan Ciomas, Bogor.

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI), Bogor, Jawa Barat berhasil menemukan produk fermentasi untuk meningkatkan kualitas kopi. Hasil Riset yang dipatenkan dengan nama “Ciragi” ini mampu meningkatkan mutu dan konsistensi citarasa kopi nasional.

Fermentasi Ciragi dihasilkan oleh tiga peneliti PPBBI yaitu Tri Panji, Priyono dan Suharjanto yang melakukan riset semenjak 2014. Merek “Ciragi” telah didaftarkan ke Dirjen Hak Cipta dan Paten, Kementerian Hukum dan HAM dengan pendaftaran merek No. D002014052980. Sementara formula Ciragi didaftarkan patennya dengan nomor pendaftaran paten P-00201407291.

Principal Reserch Scientiest Processing Biotechnologist Tri Panji mengatakan Ciragi berbahan aktif Lactobacillus sp. unggul yang terbukti mampu memperbaiki proses fermentasi. Lactobacillus sp. juga merupakan bakteri menguntungkan yang telah masuk dalam kategori GRAS (Generally Recognize As Safe) menurut US-FDA.

Indonesia merupakan penghasil kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam, yang sebagian besar atau 96% dihasilkan dari perkebunan rakyat. Nilai ekspor kopi Indonesia pada 2015 diperkirakan mencapai US$1,19 miliar dari volume ekspor sebanyak 350.000 ton per tahun.

Namun, sebagian besar kopi rakyat tidak atau belum difermentasi dengan benar, sehingga mutu cita rasa belum optimal dan berdampak terhadap harga jualnya menjadi belum menggembirakan.

Pada proses fermentasi yang dilakukan oleh pekebun kopi saat ini, sebagian besar mikroorganisme yang terlibat dalam proses fermentasi kopi berasal dari kulit buah, lendir, dan kulit tanduk kopi.

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI), Bogor,  Jawa Barat berhasil menemukan produk fermentasi untuk meningkatkan kualitas kopi. Hasil Riset yang dipatenkan dengan nama “Ciragi” ini mampu meningkatkan mutu dan konsistensi citarasa kopi nasional.

Fermentasi Ciragi dihasilkan oleh tiga peneliti PPBBI yaitu Tri Panji, Priyono dan Suharjanto yang melakukan riset semenjak 2014. Merek “Ciragi” telah didaftarkan ke Dirjen Hak Cipta dan Paten, Kementerian Hukum dan HAM dengan pendaftaran merek No. D002014052980. Sementara formula Ciragi didaftarkan patennya dengan nomor pendaftaran paten  P-00201407291.

 

LOWONGAN PEKERJAAN

DIBUTUHKAN SEGERA

 

Calon Peneliti (Diutamakan Laki-Laki)

DENGAN SYARAT-SYARAT :

1. Lulusan : S2 Teknik Kimia/Bioindustri

2. Indek Prestasi : Minimal 3.0

3. Usia : Maksimal 28 per Maret 2016

4. Lulus seleksi (tulis, wawancara, psikotes dan kesehatan)

5. Dapat bekerja secara mandiri atau teamwork

 

Surat lamaran tertulis disertai dengan:

1. Pas foto terakhir ukuran 4x6 berwarna

2. Foto kopi ijasah dan transkrip nilai

3. Daftar riwayat hidup

4. Surat kelakuan baik dari Kepolisian setempat

 

Surat lamaran ditujukan kepada  Direktur Pusat Peneltiian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia, Jl. Taman Kencana No. 1, Bogor 16128. Surat lamaran diterima paling lambat tanggal   30 April 2016

 

Bogor,  4 Maret 2016

 

 

Dr. Nurhaimi Haris

Kepala Biro  Umum & SDM

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia
Jl. Taman Kencana No.1, Bogor 16128- Indonesia Phone: (0251) 8324048, 8327449 Fax. : (0251) 8328516 Email: admin@iribb.org
Hak cipta © 2021
Media Sosial :