• header-produk1.jpg
  • header-produk2.jpg

Sebagai lembaga PUI dalam bidang Bioteknologi & Bioindustri, PPBBI memiliki itikad untuk terus mengembangkan jaringan baik dalam bidang penelitian, pengembangan maupun bisnis. Oleh sebab itu, sebagai salah satu lulusan Australia, peneliti PPBBI, Haryo Tejo Prakoso, M.Agr.Env diinstruksikan untuk memenuhi undangan dari Australian Award Alumni dalam acara “Red Meat and Cattle Partnership Skills Development Alumni and Networking” pada tanggal 9 Maret 2017 di Kedutaan Besar Australia, Jakarta. Acara tersebut dibuka oleh Dr. Justin Lee sebagai Deputy Head of Mission, Kedubes Australia.

Saat ini, studi asosiasi dan sekuensing pada tingkat genom telah berhasil mengidentifikasi sejumlah besar marka molekuler yang berpotensi untuk digunakan dalam pemuliaan tanaman secara molekuler. Pemuliaan tersebut termasuk dalam peningkatan produksi, ketahanan terhadap penyakit, stress serta kekurangan nutrisi. Teknologi sekuensing generasi ketiga yang termasuk dalam Next Generation Sequencing (NGS) sesungguhnya merupakan alat yang powerful yang mampu menghasilkan ratusan hingga ribuan marka molekuler. Namun demikian, proses validasi marka tersebut acapkali terkendala waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Selama beberapa tahun terakhir, teknologi validasi marka tersebut terus dikembangkan. Dengan memanfaatkan teknik Mass Spectrometry, sistem MassARRAY-iPLEX disinyalir menjadi salah satu teknologi yang mampu membantu para peneliti di Indonesia dalam mempercepat validasi marka tersebut. Di dunia internasional, teknik tersebut telah digunakan untuk validasi kemurnian klon tanaman, validasi marka molekuler, evaluasi kandidat marka genetic, deteksi QTL hingga seleksi fenotip.

Pada tanggal 13 Februari 2017, Pendiri sekaligus Presiden Royal Museum Rotterdamsche Lloyd, HMC Ed Van Lierde berkesempatan mengunjungi PUI Bioteknologi dan Bioindustri dalam kunjungan kerjanya untuk menjajaki peluang dan potensi pengembangan museum perkebunan di Indonesia. Beliau didampingi oleh Bapak Soedjai Kartasasmita, Presiden Komisioner PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk, Kepala Badan Kerjasama Perusahaan Perkebunan Sumatera, dan Ketua Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonsia. Pada kesempatan tersebut, Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Dr. Teguh Wahyudi dan Direktur Risbang PT RPN, Dr. Gede Wibawa, menyempatkan untuk hadir dan beramah tamah dengan Ed serta rombongan.

Dalam diskusi singkatnya, Ed menyatakan potensi besar institusi besar peninggalan Belanda yang bergerak dalam bidang perkebunan untuk membuat museum perkebunan. Hubungan Indonesia dan Belanda dalam bidang perkebunan sendiri memiliki sejarah yang sangat panjang. Sejarah tersebut melekat dan tercermin dari gedung-gedung heritage yang hingga hari ini masih aktif digunakan sebagai pusat-pusat penelitian komoditas perkebunan di Indonesia. Dalam sejarah penelitian perkebunan di Indonesia, PPBBI yang merupakan kelanjutan dari Centrale Proefstation Vereniging (CPV) sejak tahun 1901 adalah satu dari beberapa institusi yang bergerak dalam bidang penelitian perkebunan di Indonesia.

Pada tanggal 8-9 Februari 2017 telah dilaksanakan Rapat Kerja Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Tahun 2017 dimana PPBBI hadir sebagai salah satu lembaga yang telah ditetapkan menjadi PUI. Komitmen dan konsistensi dari seluruh institusi dalam mempertahankan status lembaga PUI terus didorong oleh Kemenristekdikti sebagai pengelola PUI.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan Pusat Unggulan Iptek (PUl) 2017, Direktorat Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menyelenggarakan Rapat Kerja Pengembangan Pusat Unggulan Iptek 2017 pada tanggal 8-9 Februari 2017 yang bertempat di Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta Pusat. Rapat kerja ini merupakan wahana koordinasi dan konsolidasi rencana kerja PUI 2017 untuk menajamkan strategi pelaksanaan pencapaian indikator kinerja PUI pada tahun berjalan.

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia
Jl. Taman Kencana No.1, Bogor 16128- Indonesia Phone: (0251) 8324048, 8327449 Fax. : (0251) 8328516 Email: admin@iribb.org
Hak cipta © 2021
Media Sosial :