• header-produk1.jpg
  • header-produk2.jpg
  • header-produk3.jpg
  • header-produk4.jpg

Kegiatan Workshop Perbanyakan Klonal Tanaman Perkebunan melalui Teknologi Somatic Embryogenesis (SE) di PPBBI

Kebutuhan akan benih unggul merupakan hal pokok yang harus terpenuhi untuk meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan di Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan salah satu produsen utama di dunia untuk beberapa komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao, teh, tebu, maka produktivitasnya harus mampu bersaing dengan negara produsen lainnya. Penggunaan benih unggul merupakan salah satu faktor utama untuk menunjang produktivitas tanaman. Penyediaan benih unggul tanaman perkebunan dapat dilakukan melalui teknik kultur jaringan yaitu somatic embryogenesis (SE). Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI) sebagai institusi riset yang memiliki kapasitas dan pengalaman panjang dalam riset maupun produksi benih unggul tanaman perkebunan melalui SE, mengadakan Workshop Perbanyakan Klonal Tanaman Perkebunan melalui Teknologi Somatic Embryogenesis (SE).

Workshop dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 26-28 Juli 2016, dengan mendatangkan narasumber ahli yang berpengalaman dalam riset dan pengembangan SE, khususnya pada tanaman perkebunan. Acara dibuka oleh Direktur PPBBI, Dr. Ir. Priyono, DIRS yang juga merupakan peneliti ahli di bidang SE. Beliau pun berkesempatan memberikan pembukaan materi mengenai SE. Kemudian teori SE yang komprehensif juga disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Bambang S. Purwoko dari Institut Pertanian Bogor. Keunggulan teknologi SE salah satunya adalah dapat dilakukan automasi dan scale up untuk produksi bibit skala massal dalam kultur cair. Teknologi scale up produksi SE dalam bioreaktor ini dipaparkan secara lengkap oleh Ir. Sumaryono, MSc.

Urgensi pengembangan teknologi SE lainnya adalah sebagai bagian dalam pemuliaan tanaman melalui rekayasa genetika, seperti yang dipaparkan oleh Dr. Asmini Budiani, peneliti ahli biologi molekuler PPBBI. Pada kesempatan yang sama, Ir. Arifah Sri Hananingsih, MM dari Direktorat Jenderal Perkebunan RI menyampaikan bahwa pemuliaan tanaman perkebunan untuk memperoleh varietas unggul dan perbanyakannya dalam jumlah besar masih perlu terus dikembangkan mengingat masih terjadi kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan benih unggul tersebut. Pemerintah sendiri telah membuat kebijakan dalam pengembangan tanaman perkebunan harus menggunakan benih unggul yang tentunya menjamin produktivitas yang tinggi. Dr. Dwi Asmono, MS dari PT Sampoerna Agro pun turut membagikan pengalaman mengenai performa prima tanaman kelapa sawit dengan benih asal SE di perkebunan swasta.

Pada hari selanjutnya, dipaparkan materi SE pada beberapa tanaman perkebunan yaitu kelapa sawit oleh Ir. Sumaryono, MSc; tebu oleh Dr. Hayati Minarsih; sagu oleh Imron Riyadi, MSi; kakao oleh Sulistyani Pancaningsih, ST dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia; dan kopi oleh Dr. Meynarti Sari Dewi Ibrahim dari Balai Penelitian Tanaman Industri, Badan Litbang Pertanian. Peserta pun diajak mengunjungi Laboratorium Biak Sel dan Mikropropagasi Tanaman PPBBI untuk melihat display tanaman-tanaman perkebunan yang telah diperbanyak melalui teknologi SE. Peserta sebanyak 32 orang yang datang dari berbagai instansi pemerintah, perguruan tinggi, maupun perusahaan perkebunan di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan sangat antusias dalam diskusi dan sharing pengalaman mengenai riset, prospek, dan penerapan teknologi SE di perkebunan Indonesia.

Sebagai penutup rangkaian acara, pada hari terakhir dilakukan kunjungan ke Melrimba Garden Puncak Bogor. Melalui kegiatan kebersamaan seperti tea walk dan garden trip ini diharapkan dapat terjalin silaturahmi antar peserta dan PPBBI untuk menginisiasi kerjasama di masa yang akan datang dalam memajukan perkebunan di Indonesia.

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia
Jl. Taman Kencana No.1, Bogor 16128- Indonesia Phone: (0251) 8324048, 8327449 Fax. : (0251) 8328516 Email: admin@iribb.org
Hak cipta © 2021
Media Sosial :