PPBBI Sukses Ciptakan Kopi Ciragi Bermutu

Indonesia merupakan penghasil kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam, yang sebagian besar atau 96% dihasilkan dari perkebunan rakyat. Nilai ekspor kopi Indonesia pada 2015 diperkirakan mencapai US$1,19 miliar dari volume ekspor sebanyak 350.000 ton per tahun.

Namun, sebagian besar kopi rakyat tidak atau belum difermentasi dengan benar, sehingga mutu cita rasa belum optimal dan berdampak terhadap harga jualnya menjadi belum menggembirakan.

Pada proses fermentasi yang dilakukan oleh pekebun kopi saat ini, sebagian besar mikroorganisme yang terlibat dalam proses fermentasi kopi berasal dari kulit buah, lendir, dan kulit tanduk kopi.

Selain itu, mikroba yang terdapat di sekitar lingkungan pengolahan kopi, baik pada kotak fermentasi, karung yang digunakan untuk fermentasi, maupun dari kontaminasi tangan pekerja juga berperan dalam proses fermentasi.

Dengan demikian, dalam proses fermentasi yang melibatkan tidak kurang dari 144 spesies mikroba tersebut akan menghasilkan cita rasa kopi yang beragam, tergantung pada jenis mikroba kontaminan, persiapan biji kopi yang akan difermentasi, peralatan fermentasi yang digunakan dan lingkungan tempat fermentasi.

Di sisi lain, fermentasi yang hanya menggunakan mikroba yang berperan bagus dalam proses fermentasi akan menghasilkan calon cita rasa khas yang akan menghasilkan kopi dengan cita rasa tinggi dan konsisten.

Untuk meningkatkan mutu dan citarasa kopi nasional, Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI) telah menghasilkan produk starter fermentasi Ciragi (pendaftaran merek No D002014052980 dengan formula yang telah didaftarkan patennya dengan nomor pendaftaran paten P-00201407291).

Menurut penemunya, yaitu Dr Tri Panji, Dr Priyono, dan Ir Suharyanto MS, Ciragi berbahan aktif Lactobacillus sp unggul yang terbukti mampu memperbaiki proses fermentasi kopi. Lactobacillus sp juga merupakan bakteri menguntungkan yang telah masuk dalam kategori Generally Recognize As Safe (GRAS) menurut US-FDA. US FDA atau United States Food and Drug Administration merupakan suatu agensi milik pemerintah USA yang melindungi dan mempromosikan ttg kesehatan pada masyarakat melalui kebijakan regulasi keamanan pangan.

Dr. Priyono, DIRS yang juga Direktur PPBBI ,mengatakan Ciragi terbukti mampu meningkatkan cita rasa kopi Arabika maupun Robusta secara signifikan pada uji coba skala pilot di beberapa sentra penghasil kopi spesialti. Bahkan, kopi Arabika hasil fermentasi dengan Ciragi berhasil memenangi enam kompetisi kopi tingkat nasional.

Ia pun mencontohkan pada Nusantara Specialty Coffee Festival 2015 di Banyuwangi, Jawa Timur, kinerja Ciragi sangat dirasakan manfaatnya.

Pranoto Soenarto, Wakil Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), menambahkan, pada event terbaru, aplikasi Ciragi bahkan mampu menghasilkan juara II pada kompetisi kopi spesialti tingkat dunia di Specialty Coffee America Association (SCAA) yang berlangsung di Atlanta, Georgia, AS, 14-17 April 2016 lalu.

Dalam keterangan tertulis yang dikirim PPBBI, Selasa (10/5), dijelaskan bahwa pengujian skala lapang Ciragi sebagai starter fementasi tersebut untuk perbaikan mutu cita rasa kopi rakyat, baik untuk kopi Arabika maupun Robusta, telah dilakukan di beberapa sentra penghasil kopi spesialti di Indonesia, antara lain di Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.

Hasilnya menunjukkan aplikasi Ciragi mampu menaikkan skor cita rasa menurut standar SCAA yang bervariasi, tergantung jenis dan asal kopi, tapi pada umumnya berkisar antara 3-5 poin. Kenaikan ini sebagian besar mampu meningkatkan level specialti kopi. Hasil uji cita rasa yang dilakukan di luar negeri mendukung hal itu, meski kenaikan skor cita rasa bervariasi antara 2-4 poin.

Dari serangkaian uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi Ciragi dapat meningkatkan mutu dan cita rasa, baik kopi Arabika maupun Robusta. Bahkan, aplikasi Ciragi pada kopi Arabika dan Robusta dataran menengah dapat meningkatkan klas cita rasa kedua jenis kopi tersebut menjadi kopi spesialti. Dengan hasil ini, program pengembangan kopi Arabika pada dataran menengah dengan cita rasa tinggi hanya akan dapat diwujudkan dengan mudah dengan penggunaan Ciragi.

Sumber : http://mediaindonesia.com/news/read/44706/ppbbi-sukses-ciptakan-kopi-ciragi-bermutu/2016-05-10