Produk

Bibit Kelapa Kopyor Super

Nama Produk
:
Bibit Kelapa Kopyor Super
Paten
:
ID 0 000 957
Inventor
:
Dr. J.S. Tahardi
Peneliti
:
Dr. J.S. Tahardi
: Ir. Sumaryono, MSc
Imron Riyadi, MSi
Kelapa kopyor merupakan komoditas yang bernilai ekonomi tinggi dan dicirikan dengan daging buah yang bertekstur gembur serta rasa yang gurih. Selama ini kelapa kopyor merupakan buah langka karena hanya dihasilkan dari pohon yang memiliki gen atau pembawa sifat kopyor saja. Teknik kultur embrio memungkinkan dirakitnya bibit kelapa kopyor melalui pengkulturan embrionya secara in vitro pada media buatan. Teknologi perakitan bibit kopyor secara komersial telah berhasil dikembangkan oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) dan diberi hak paten oleh Ditjen Hak Cipta, Paten dan Merek pada tahun 1997.
Kegunaan :
Kopyor merupakan daging buah yang bertekstur gembur serta rasa yang gurih, cocok untuk hidangan minuman dan bahan baku ice cream.
Bibit Kelapa Kopyor Super
Keunggulan :
Bibit kelapa kopyor hasil kultur embrio Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia (PPBBI), memiliki tingkat pencapai berbuah kopyor hingga mencapai 99 persen.
Potensi :
Kelapa kopyor yang tersebar di indonesia masih relatif kecil, karena rasa yang gurih pada saat ini kelapa kopyor menjadi trend minuman. Permintaan kelapa kopyor pada saat ini menjadikan kopyor memiliki nilai ekonomi tinggi.

Petunjuk Teknis Kopyor : unduh file pdf

Leaflet Kopyor : unduh file pdf

 

Bio Strong Spirulina

Nama Produk
:
Bio Strong Spirulina
Paten
:
-
Sertifikat merk
:
-
Peneliti
:
Dr. Tri Panji, MS

Spirulina platensis adalah ganggang mikro hijau biru yang mengandung protein sangat tinggi, berbagai lipid dari biomassa ganggang yang dijuluki sebagai wonderful food ini tersusun antara lain atas asam palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat (linoleic acid/LA) dan -linolenat (gamma linolenic acid/GLA).Selain B-carotene dan GLA. Spirulina juga mengandung SOD (superoxide dismutase) suatu penangkal radikal bebas dan secara bersama-sama meningkatkan sistem kekebalan.
Kegunaan :

Untuk Manusia :Spirulina platensis kategori food grade dapat digunakan untuk sumplen kesehatan manusia, kosmetik dan lainnya, karena Spirulina platensis mengandung protein sekitar 60-70% dari bobot kering biomassanya, berbagai vitamin (B1, B2, B3, B12, niasin, C, E, dan B-carotene/ provitamin A), dan carotenoids lainnya.

Untuk Hewan : Dari berbagai penelitian menunjukkan Spirulina feed grade sangat bermanfaat sebagai suplemen hewan antara lain membantu mengurangi mortalitas benur dan benih ikan. Penambahan Spirulina 0.5%-1,5% pada ransum pakan ayam telah meningkat derajad kesehatan ayam dan meningkatkan kualitas telor (yolk color fan index dan carotenoids meningkat serta kolesterol turun). Spirulina juga digunakan sebagai pakan ikan hias agar warnanya lebih cemerlang.

Feed Grade SpirulinaA
Keunggulan :
Spirulina mengandung GLA yang memiliki banyak manfaat dalam dunia medis antara lain menurunkan kolesterol LDL pada penderita hiperkolesterolemia, mengobati sindroma prahaid, eksema atopik, obat anti trombotik, dan digunakan sebagai bahan aktif kosmetika.
Potensi :
Mutu produk Spirulina yang dihasilkan sama dengan produk impor sejenis. Dengan harga relatif lebih murah.
 

BIO-GRANDOL

Nama Produk
:
BIO-GRANDOL
Paten
:
-
Sertifikat merk
:
-
Inventor
:
Dr. Didiek H. Goenadi
Dr Laksmita Prima Santi
Ir Sumaryono, MSc
Teknologi aktivasi dolomit bertujuan untuk meningkatkan kelarutan MgO di dalam air. Aktivasi dolomit secara fisik dan kimia yang diikuti pengkayaan dengan bakteri Pseudomonas sp. merupakan teknologi alternatif yang dapat menghasilkan pupuk pengganti kiserit. BIO-GRANDOL mampu menyediakan unsur Mg di dalam tanah untuk kebutuhan tanaman, efisien dan ekonomis.

Cara Aplikasi BIOGRANDOL

Tanaman pangan dan hortikultura

Ditugal: Pupuk BioGranDol dibenamkan dalam lubang di samping batang tanaman sejauh

kurang lebih 7-10 cm dan ditutup kembali dengan tanah.

Tanaman perkebunan

(i) Ditempatkan dalam larikan: Pupuk BioGranDol ditaburkan di dalam larikan diantara barisan tanaman dan kemudian ditutup kembali dengan tanah dan disiram.

(ii) Dibuat lubang (pocket): aplikasi pupuk BioGranDol dilakukan dengan metode pocket. Metode tersebut dilakukan dengan cara membuat lubang sebesar mata cangkul sebanyak 2-4 lubang disekeliling pohon. Pupuk BioGranDol dimasukkan ke dalam lubang tersebut sesuai dengan dosis anjuran yang ditetapkan, kemudian lubang ditutup kembali dengan tanah.

Dosis BioGrandol

50-75% dari dosis anjuran pupuk Kieserit standar kebun.

BioGranDol tidak boleh dicampur dengan Urea dalam PENYIMPANAN, tetapi dapat dicampur pada saat digunakan/aplikasi.

Dalam aplikasi pemupukan, BioGranDol juga dapat dicampur dengan pupuk P, ZA, dan MOP.

STANDAR PENYIMPANAN BioGranDol

- Penyimpanan harus memperhatikan suhu, dan kelembaban ruang. Untuk itu harus cukup aliran udara, lantai dilapisi balok (palet) yang ditutupi papan/anyaman bambu, dan atap tidak bocor.

- Tumpukan karung tidak boleh lebih dari 20 kantong agar tidak mudah bergeser dan karung paling bawah tidak pecah.

- Jarak tumpukan dengan dinding ruang penyimpanan minimal 0.5 meter.

- Dalam pemindahan/penggunaan diterapkan yang masuk dulu dikeluarkan dulu (first in first out/FIFO), dan tidak digunakan gancu.

 

FADS

Nama Produk
:
FADS
Paten
:
-
Sertifikat merk
:
-
Peneliti
:
Dr Didiek Hadjar Goenadi
Dr Laksmita Prima Santi

Pupuk P bioaktivasi sangat potensial karena mampu menggantikan penggunaan pupuk P kimia konvensional. FADS merupakan singkatan dari Fosfat Alam yang Diasamkan Sebagian. Selain sebagai pupuk tunggal, FADS dapat digunakan sebagai bagian dari pupuk NPK campuran kering (dry blending mixed NPK). FADS mampu menyediakan unsur P di dalam tanah untuk kebutuhan tanaman, efisien dan bernilai ekonomis.

- FADS merupakan pupuk alternatif pengganti pupuk SP-18, SP36, dan TSP.

- Menghemat penggunaan pupuk P sebanyak 50% dari dosis anjuran.

- Dosis FADS : 50% dari dosis anjuran pupuk P (TSP, RP, SP-36, SP-18) standar kebun.

Cara Aplikasi FADS

Tanaman pangan dan hortikultura

Ditugal: Pupuk FADS dibenamkan dalam lubang di samping batang tanaman sejauh kurang lebih 7-10 cm dan ditutup kembali dengan tanah.

Tanaman perkebunan

(i) Ditempatkan dalam larikan: Pupuk FADS ditaburkan di dalam larikan diantara barisan tanaman dan kemudian ditutup kembali dengan tanah dan disiram. (ii) Dibuat lubang (pocket): aplikasi pupuk FADS dilakukan dengan metode pocket. Metode tersebut dilakukan dengan cara membuat lubang sebesar mata cangkul sebanyak 2-4 lubang disekeliling pohon. Pupuk FADS dimasukkan ke dalam lubang tersebut sesuai dengan dosis anjuran yang ditetapkan, kemudian lubang ditutup kembali dengan tanah.

FADS tidak boleh dicampur dengan Urea dalam PENYIMPANAN, tetapi dapat dicampur pada saat digunakan/aplikasi. Dalam aplikasi pemupukan, FADS juga dapat dicampur dengan pupuk ZK, ZA, dan KCl.

STANDAR PENYIMPANAN FADS

- Penyimpanan harus memperhatikan suhu, dan kelembaban ruang. Untuk itu harus cukup aliran udara, lantai dilapisi balok (palet) yang ditutupi papan/anyaman bambu, dan atap tidak bocor.

- Tumpukan karung tidak boleh lebih dari 20 kantong agar tidak mudah bergeser dan karung paling bawah tidak pecah.

- Jarak tumpukan dengan dinding ruang penyimpanan minimal 0.5 meter.

- Dalam pemindahan/penggunaan diterapkan yang masuk dulu dikeluarkan dulu (first in first out/FIFO), dan tidak digunakan gancu.

 

Bio K

Nama Produk
:
Bio K
Paten
:
-
Sertifikat merk
:
-
Peneliti
:
Dr Laksmita Prima Santi
Dr Didiek Hadjar Goenadi

Pupuk Bio-Kalium (Bio-K) dikembangkan dengan menggunakan mineral pembawa K yang diproses secara kimia-biologi (bio-aktivasi). Bio-K digunakan sebagai pengganti muriate of potash (MOP).

Keunggulan:

Penggunaan pupuk Bio-K lebih efisien dan ekonomis. Bio-K mengandung bakteri pelarut K. BIO-K mampu menyediakan unsur K di dalam tanah untuk kebutuhan tanaman. Produk ini berbentuk granul sehingga mempermudah dalam teknik aplikasinya di lapang.

Tanaman pangan dan hortikultura

Ditugal:

Pupuk BIO-K dibenamkan dalam lubang di samping batang tanaman sejauh kurang lebih 7-10 cm dan ditutup kembali dengan tanah.

Tanaman perkebunan

(i) Ditempatkan dalam larikan: Pupuk BIO-K ditaburkan di dalam larikan diantara barisan tanaman dan kemudian ditutup kembali dengan tanah dan disiram. (ii) Dibuat lubang (pocket): aplikasi pupuk BIO-K dilakukan dengan metode pocket. Metode tersebut dilakukan dengan cara membuat lubang sebesar mata cangkul sebanyak 2-4 lubang disekeliling pohon. Pupuk BIO-K dimasukkan ke dalam lubang tersebut sesuai dengan dosis anjuran yang ditetapkan, kemudian lubang ditutup kembali dengan tanah.

Dosis BIO-K

50-100% dari dosis anjuran pupuk MOP standar kebun.

BIO-K tidak boleh dicampur dengan Urea dalam PENYIMPANAN, tetapi dapat dicampur pada saat digunakan/aplikasi. Dalam aplikasi pemupukan, BIO-K juga dapat dicampur dengan pupuk P, ZA, dan dolomit/kieserit.

STANDAR PENYIMPANAN BIO-K

- Penyimpanan harus memperhatikan suhu, dan kelembaban ruang. Untuk itu harus cukup aliran udara, lantai dilapisi balok (palet) yang ditutupi papan/anyaman bambu, dan atap tidak bocor.

- Tumpukan karung tidak boleh lebih dari 20 kantong agar tidak mudah bergeser dan karung paling bawah tidak pecah. Jarak tumpukan dengan dinding ruang penyimpanan minimal 0.5 meter.

- Dalam pemindahan/penggunaan diterapkan yang masuk dulu dikeluarkan dulu (first in first out/FIFO), dan tidak digunakan gancu.

 
More Articles...