Pelatihan

Pelatihan Status Terkini dan Pengendalian Ganoderma sp. pada Perkebunan Kelapa Sawit dan Tanaman Kehutanan

Perkembangan serangan Ganoderma sp. penyebab penyakit busuk pangkal batang semakin mengkhawatirkan pengusaha kelapa sawit demikian pula pada tanaman kehutanan seperti acasia dan sengon. Timbulnya serangan Ganoderma sp. di semua umur atau fase tanaman demikian pula semua lingkungan yang berbeda menyebabkan perlunya penanganan yang cepat.

Tidak seperti patogen tanaman lainnya, Ganoderma sp. mempunyai karakteristik biologi dan penyebaran yang spesifik. Ganoderma sp. memiliki perkembangan pertumbuhan yang lambat namun memiliki kemampuan bertahan yang lama karena adanya resting spore dan pesudosklerotium. Berdasarkan hal ini maka diperlukan penanganan yang khusus dalam pengendalian Ganoderma sp. Pada tingkat serangan Ganoderma sp. yang ringan, gejala yang terjadi sangat bervariasi di lingkungan yang berbeda, dan baru muncul sangat spesifik pada serangan lanjut. Ketika gejala secara kasat mata terlihat, pada umumnya tanaman sudah tidak dapat tertolong lagi dan tidak lama kemudian mati. Atas dasar hal ini sangat diperlukan deteksi dini dalam usaha penanggulangan serangan Ganoderma sp. khususnya pada tingkat serangan ringan.

Tinjauan ekonomi juga diperlukan dalam pengambilan keputusan jenis pengendalian Ganoderma sp. yang paling menguntungkan pekebun. Hal ini disebabkan pengendalian Ganoderma sp. harus dilakukan secara totalitas dan dengan pendekatan terpadu. Berdasarkan hal ini maka biaya pengendalian akan berbeda pada tiap tingkat serangan. Berdasarkan hal ini maka peningkatan pemahaman dan keterampilan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam penanganan Ganoderma sp. baik di kehutanan maupun perkebunan. Pelatihan ini akan memberikan pembekalan tentang pemahaman konsep pengendalian Ganoderma sp. secara totalitas dan aplikasi beberapa teknologi pengendaliannya.

Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) akan mengadakan pelatihan "Status Terkini dan Pengendalian Ganoderma sp. pada Perkebunan Kelapa Sawit dan Tanaman Kehutanan". Pelatihan selama tiga hari yang berlangsung pada tanggal 26-28 Agustus 2014 bertujuan untuk Mempersiapkan SDM lapang menghadapi serangan Ganoderma sp. di perkebunan kelapa sawit dan tanaman kehutanan, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam deteksi dini dan cara  pengendalian dengan pendekatan teknologi hayati. Untuk informasi lebih lanjut dapat men-download leaflet berikut : download leaflet

 

Produksi biogas dari limbah perkebunan

Topik Pelatihan :

Produksi biogas dari limbah perkebunan

Tanggal : Desember 2014
Output : Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang teknologi produksi biogas dari limbah perkebunan
Biaya : Rp. 2.500.000
 

Teknologi pengendalian KAS di perkebunan karet

Topik Pelatihan :

Teknologi pengendalian KAS di perkebunan karet

Tanggal : November 2014
Output : Peserta memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dalam pengendalian kering alur sadap sehingga dapat mengembalikan produktivitas tanaman karet
Biaya : Rp. 2.000.000
 

Monitoring data dan antisipasi dampak perubahan iklim terhadap komoditas perkebunan dan tanaman pangan

Topik Pelatihan :

Monitoring data dan antisipasi dampak perubahan iklim terhadap komoditas perkebunan dan tanaman pangan

Tanggal : November 2014
Output : Peserta memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dalam monitoring data dan antisipasi dampak perubahan iklim serta prediksi musim tanam 2015 menggunakan alat AWS
Biaya : Rp. 3.000.000
 

Deteksi residu pestisida dan mikotoksin pada produk perkebunan

Topik Pelatihan :

Deteksi residu pestisida dan mikotoksin pada produk perkebunan

Tanggal : Oktober 2014
Output : Peserta memperoleh pengetahuan dan ketrampilan tentang teknik deteksi residu pestisida dan mikotoksin menggunakan GC-MS dan HPLC
Biaya : Rp. 3.000.000
 
More Articles...