nirAma

Nama Produk
:
nirAma
Paten
:
S 20 000 132
Sertifikat merk
:
-
Inventor
:
Dr. Agus Purwantara,
Dr. Darmono Taniwiryono,
Dr. Martanto Martosupono,
Ir. Dini Jamia Rayati, MS,
Ir. Wahyu Widayat, MS
nirAma adalah bioinsektisida yang dibuat untuk pengendalian hama dengan bahan aktif Paecilomyces fumosoroseus. Produk ini digunakan untuk mengendalikan beberapa hama tanaman perkebunan seperti perkebunan teh, kakao, sawit, karet, kopi, dan juga dapat digunakan untuk pertanian organik.
Kegunaan :
nirAma digunakan untuk pengendali dan pemusnah hama perkebunan dan pertanian seperti Helopeltis antonii, ulat api, Ectropis bhurmitra, Antitrygodes divisaria, Hyposidra talaca, Metanastria hyrta, Homona coffearia, Poicilocorys sp., Spodoptera litura, dan Meloidogyne sp.
Aplikasi nirAma
Keunggulan :
NirAma merupakan bionsektisida yang ramah lingkungan yang mampu menekan biaya pengendalian hama. Mengurangi ketergantungan penggunaan insektisida kimia. Mengendalikan serangan berbagai jenis hama dengan keefektifan yang sama dengan insektisida kimia. Mengurangi residu pestisida. Aman terhadap lingkungan dan tanah perkebunan dan pertanian.
Potensi :
Untuk mengendalikan hama pada tanaman, nirAma disemprotkan dengan dosis 2 kg/ha, volume air 400 L/ha sebanyak 2-4 kali aplikasi. Untuk pengendalian hama dalam tanah NirAma ditaburkan dengan dosis 60 kg/ha, sebanyak 2 kali per tahun.

Cara Aplikasi :
1. Suspensikan 5 gram nirAma dalam 1 liter air (atau 60 gram dalam 12 liter air untuk satu alat semprot punggung), biarkan selama 10 menit sampai bahan padat mengendap, saring dengan kain kasa, dan semprotkan dengan dosis 400 liter/ha. Lakukan penyemprotan 2-4 kali dengan interval 1 minggu.
2. Untuk pengendalian hama dalam tanah, NirAma ditaburkan dengan dosis 60 kg/ha, sebanyak 2 kali per tahun.

Output/Manfaat Aplikasi NirAma
1. Aman terhadap lingkungan dan tanah perkebunan dan pertanian.
2. Mengurangi ketergantungan penggunaan insektisida kimia.
3. Mengendalikan serangan berbagai jenis hama dengan keefektifan yang sama dengan insektisida kimia.
4. Mengurangi residu pestisida.