Search
Links

Jasa Analisis Kimia

News Flash

Perubahan iklim dunia telah berdampak pada berbagai sektor kehidupan, termasuk pertanian dan perkebunan. Cuaca ekstrim, variasi curah hujan per tahun menjadi salah satu penyebab fluktuasi produksi pada pertanian dan perkebunan. Variasi curah hujan yang tidak menentu menyebabkan komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, karet, tebu, teh, kopi, dan kakao menurun mutu dan produktivitasnya akibat serangan OPT. Perubahan iklim dapat mengganggu keseimbangan antara populasi OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), musuh alami, dan tanaman inang, sehingga pengendalian hama menjadi lebih sulit dilakukan karena serangan hama menjadi sulit untuk diprediksikan.

Iklim merupakan kondisi alam yang tidak dapat kita kendalikan. Sebaliknya, dampak perubahan iklim perlu diantisipasi dengan langkah adaptasi, yaitu penyesuaian manajemen kultur teknis dengan pengamatan unsur iklim yang baik. Berkenaan dengan hal tersebut, BPBPI menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan Alat AWS (Automatic Weather Station) untuk Monitoring Data dan Antisipasi Dampak Perubahan Iklim terhadap Komoditas Perkebunan. Pelatihan diselenggarakan selama 2 hari pada tanggal 27-28 Oktober 2013, diikuti oleh sekitar 30 orang yang terdiri dari, para praktisi pertanian dan perkebunan lingkup swasta, negeri, dan BUMN.