Search
Links

Petunjuk Teknis
Citorin & Humakos

Citorin & Humakos

Jasa Analisis Kimia

Jumlah Pengunjung
Pengunjung [+/-]
Hari ini:
Kemarin:
Kemarin Lusa:
57
144
188

-44

Total
Jumlah Pengunjung 354 870
Media Sosial

News Flash

Pengembangan, aplikasi, dan komersialisasi pupuk hayati, organik, dan pembenah tanah harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan mencakup pula status industri ini untuk menopang program pengelolaan perkebunan dan pertanian ramah lingkungan hingga ketahanan pangan guna menjawab tantangan efisiensi pemupukan ke depan. Eksplorasi bahan dan plasma nutfah lokal yang dapat diperbarui sebagai bahan baku utama produksi harus dioptimalkan sedemikian rupa untuk pemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat. Sebagai mata dagangan komersial harga pupuk hayati, organik, dan pembenah tanah sangat ditentukan oleh harga bahan baku, biaya proses (energi dan tenaga kerja), transportasi, dan demand. Atas dasar hal tersebut maka upaya efisiensi proses produksi secara terus menerus harus dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas sesuai standardisasi dan keberlanjutan usahanya melalui dukungan pemerintah.

Workshop pengembangan pupuk hayati, organik, dan pembenah tanah yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia pada tanggal 8-10 September 2015 diikuti oleh peserta dari berbagai instansi dan perusahaan perkebunan swasta di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.